SKIN & BODY CARE > BODY CARE
Awas! Penyakit Menular di Musim Banjir!
09 Apr 2012

Banjir kerap terjadi di Indonesia ketika musim penghujan datang. Tak hanya menimbulkan kerusakan materil, banjir juga membawa berbagai macam penyakit menular seperti diare, demam berdarah, leptospirosis (penyakit kencing tikus), ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), penyakit kulit, demam tifoid,dll.




Oleh karena itu, tindakan pencegahan sangatlah penting dilakukan. Jangan sampai kita juga terserang penyakit saat rumah kita kebanjiran. Atau jangan sampai banjir yang mempengaruhi daerah lain malah menimbulkan penyakit pada kita yang tidak terkena banjir.

 

Lakukan beberapa tips ringan berikut ini untuk mencegah penyakit menular saat banjir:

 

1. Mencuci tangan dengan sabun dan air setiap sebelum dan setelah makan, setelah buang air atau mencebok anak, sebelum dan sesudah menyiapkan makanan.
 

2. Merebus air minum atau air isi ulang.

Air sumur atau air tanah dapat tercemar bakteri yang dibawa oleh air banjir. Sehingga kita harus merebus air sampai mendidih sebelum mengkonsumsinya. Selain itu, proses ozonisasi (pensterilan) botol minum pada depo air isi ulang rumahan juga bisa mati saat mati lampu akibat banjir. Sehingga sebaiknya kita merebus air isi ulang tersebut.
 

3. Memakai sepatu boot atau alas kaki dan menutup kaki dengan kantung plastik.

Leptospirosis merupakan penyakit akibat bakteri yang dibawa dalam kencing atau kotoran tikus. Saat banjir, tikus ikut keluar kedalam banjir sehingga kencing dan kotorannya masuk kedalam air. Jika kaki kita atau kulit mengalami luka, maka bakteri tersebut akan masuk kedalam tubuh kita. Penyakit ini sangat berbahaya jika tidak ditangani secara tepat dan cepat. Oleh karena itu,hindari berjalan didalam air banjir atau gunakan sepatu boot atau tutupi kaki anda dengan kantung plastik sampai batas air.
 

4. Menjaga Kebersihan Tubuh.

Penyakit kulit biasanya menyerang orang dengan kebersihan yang kurang. Maka dari itu usahakan mandi 2x sehari atau paling tidak sekali sehari menggunakan sabun sampai bersih. Dan gantilah baju serta dalaman anda setiap hari. Hindari memakai pakaian atau handuk secara bersama-sama. Cuci tangan dan kaki setelah terpapar air banjir.
 

5. Jaga Kebersihan Makanan Anda.

Penyakit demam tifoid menular melalui makanan. Oleh karena itu, usahakan untuk memasak sendiri makanan anda atau membeli di tempat yang terjamin kebersihannya.
 

6. Lakukan 3M untuk mencegah Demam Berdarah.

Saat hujan,banyak sekali genangan air sebagai tempat berkembangnya nyamuk aedes aegypti. Kuraslah bak atau tempat penampungan air minimal sekali seminggu, kubur barang-barang yang dapat menampung air dan tutuplah tempat penampungan air.
 

7. Segera berobat ke dokter atau pos kesehatan terdekat jika anda mengalami demam tinggi tiba-tiba, menggigil atau gejala penyakit lain.
 

Penyakit menular dapat dicegah melalui pola hidup bersih dan sehat. Lebih baik mencegah daripada mengobati penyakit yang sudah timbul karena biaya yang akan dikeluarkan saat sakit akan lebih banyak dan keselamatan kita juga bisa terancam.


OTHER ARTICLE
btn_fb
btn_twitter

lula-konsultasi

adv-konsultasi-jerry