ABOUT MEN > WORKOUTS
Mengenal Berbagai Sport Drink
18 Apr 2012

Tentu kita tidak asing dengan minuman berenergi atau berelektrolit yang kini marak di pasaran. Dehidrasi dan kekurangan elektrolit menjadi alasan mengapa minuman-minuman ini diproduksi. Tapi benarkah minuman ini efektif untuk semua kondisi? Kapan kita memilih sport drink dibanding air putih? Redaksi kliknatural.com akan membahasnya kali ini.




Berbagai Jenis Sport Drink


Berdasarkan perbedaan persentase karbohidrat dan elektrolit terhadap berbagai jenis olahraga, sport drink dibagi dalam 3 jenis:
 

1. Minuman Isotonik 

Mengandung elektrolit yang seimbang untuk rehidrasi (mengembalikan cairan tubuh yang hilang) dan karbohidrat untuk energi. Merupakan minuman yang paling sering ditemui dan dipakai oleh atlit.
 

2. Minuman Hipotonik.

Mengandung sedikit karbohidrat. Fungsinya hanya untuk mempercepat rehidrasi.
 

3. Minuman Hipertonis.

Mengandung karbohidrat tinggi sehingga berguna untuk mengembalikan lagi energi daripada untuk rehidrasi. Dipakai setelah berolahraga yang sangat berat atau di sela-sela olahraga yang panjang/berkelanjutan seperti marathon.


Kapan Sport Drink diperlukan?


Minum air yang cukup 4jam sebelum berolahraga akan membantu tubuh menyerap cairan tersebut tanpa membuangnya secara berlebihan. Atau minumlah minuman isotonik 30 menit sebelum berolahraga. Jangan terlalu banyak minum karena hiperhidrasi (kelebihan cairan) justru akan berbahaya bagi kesehatan anda. Kenali kebutuhan cairan sesuai aktifitas anda.


Selain sport drink yang dijual di pasaran, ada alternatif lain yang lebih alami untuk anda yaitu air kelapa atau air putih dan pisang. Kedua minuman dan makanan tersebut merupakan cairan isotonis yang aman dan menyehatkan.


Minumlah lebih banyak jika anda berolahraga yang berat atau di udara panas yang menyebabkan pengeluaran keringat anda lebih banyak daripada biasanya.


Sebagai acuan, jika olahraga anda berlangsung 1 jam atau lebih, minumlah sport drink yang mengandung 6-8% karbohidrat.


Dan setelah berolahraga berat, anda tidak hanya membutuhkan elektrolit tetapi juga karbohidrat dan protein agar otot dapat meresintesiskan glikogen.


Susu coklat rendah lemak merupakan sport drink hipertonik yang dipercaya mengandung karbohidrat, protein, dan asam amino yang cukup yang diperlukan otot serta elektrolit untuk rehidrasi.

 

Dari semua itu yang terpenting adalah kenali tanda haus dari tubuh anda. Minumlah jika anda merasa mulai haus atau mengeluarkan keringat yang berlebihan baik saat berolahraga maupun setelahnya.

 

 

 


OTHER ARTICLE
btn_fb
btn_twitter

lula-konsultasi

adv-konsultasi-jerry