SPORTS > DIET & NUTRITION
4 Makanan Penghasil Lemak Baik
07 Jan 2013

Apa yang terlintas pertama kali ketika mendengar kata ’LEMAK’? Persepsi buruk sering sekali terlintas ketika seseorang mendengar kata LEMAK. Tapi tahukah anda bahwa lemak tidak selamanya buruk bagi tubuh, konsumsi lemak tetap dibutuhkan sebagai sumber energi.




Tidak semua lemak itu jahat. Ada 2 jenis lemak, yaitu lemak jahat dan lemak baik. Nah, lemak jahat inilah yang harus dihindari. Sebaliknya, ada lemak baik yang disarankan untuk dikonsumsi setiap hari untuk memenuhi kebutuhan lemak baik dalam tubuh.

 

Jenis lemak seperti, lemak trans, minyak terhidrogenasi, lemak jenuh dan beberapa minyak tropis adalah termasuk jenis lemak yang harus dihindari. Lemak trans, minyak terhidrogenasi, lemak jenuh dan beberapa minyak tropis dalam makanan dapat menyebabkan ketidakseimbangan, peradangan kronis dan penyakit.

Untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan lemak, jenis lemak baik disarankan utk konsumsi setiap hari. Minyak zaitun, kacang, biji-bijian dan biji minyak, minyak nabati yang belum diproses dan minyak non terhidrogenasi termasuk dalam lemak baik.

 

Berikut ini adalah sumber makanan yang bisa meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh Anda:



1. Alpukat

Alpukat adalah buah yang memiliki kandungan tinggi lemak. Tetapi Anda tidak perlu khawatir, karena selain daging buahnya yang gurih, alpukat memiliki mengandung lemak baik (HDL). Kandungan lutein pada alpukat berkhasiat untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan mata dan kandungan klorofilnya merupakan sumber antioksidan.

 


2. Minyak kelapa murni

Minyak kelapa dapat menjadi pilihan terbaik sebagai menu makanan penutup yang sehat. Meski kegunaan minyak kelapa masih terus dipelajari, tapi manfaatnya telah diakui ampuh sebagi anti-bakteri, kaya akan vitamin K dan E dan zat besi. Beberapa riset bahkan mengindikasikan, minyak kelapa dapat membantu manajemen berat badan, karena mengurangi stres pada sistem endokrin.



3. Ikan

 


Beberapa jenis ikan mengandung lemak yang sangat baik bagi kesehata.  Salmon, sarden, herring, makarel dan tuna adalah jenis ikan yang mengandung asam lemak omega-3. Lemak pada ikan sangat dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan, perkembangan fungsi otak, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Asam lemak omega-3 juga dapat ditemukan pada tumbuhan laut seperti krill, alga, beberapa tanaman dan minyak kacang. Asam lemak omega-3 dapat membantu mengurangi kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kolesterol baik (HDL), mengurangi peradangan dan mengurangi risiko penyakit jantung, kanker dan diabetes tipe 2.

EPA (asam eicosapentaenoic) dan DHA (asam docosahexaenoic)  adalah tipe asam lemak omega-3 yang banyak ditemukan dalam minyak ikan untuk mengurangi resiko irama jantung abnormal yang mengakibatkan kematian mendadak dan penyakit jantung, menurut hasil studi di University of Maryland Medical Center .



4. Kacang-kacangan atau polong-polongan

Kacang-kacangan merupakan sumber nutrisi yang melindungi kesehatan Anda. Orang yang makan kacang secara teratur berisiko lebih rendah untuk meninggal akibat serangan jantung dan stroke ketimbang mereka yang makan sedikit, menurut studi di Harvard School of Public Health. Badan Pengawas Obat dan Makanan, Amerika Serikat (FDA) bahkan mengklaim, "makan- makanan yang mencakup satu ons kacang setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung."

 

Kebanyakan jenis kacang-kacangan mengandungan tingkat kolesterol jahat (LDL) yang rendah dan mampu meningkatkan kolesterol baik. Kenari misalnya, mengandung asam lemak omega-3 yang melindungi Anda dari ritme jantung abnormal yang mematikan dan pembekuan darah. Beberapa contoh jenis kacang yang mengandung omega 3 adalah kacang tanah, kacang merah, almond dan kenari.

 

 

-EP-

Sumber: kompashealth, pic: health


OTHER ARTICLE
btn_fb
btn_twitter

lula-konsultasi

adv-konsultasi-jerry