ABOUT MEN > FIT MEN
Mengenal Jenis Anemia & Penyebabnya.
21 Jan 2016

Luka di sudut bibir, lidah menjadi licin, mata dan kulit terlihat pucat, adalah beberapa ciri seseorang menderita anemia.




Anemia atau kurang darah berbeda dengan tekanan darah rendah. Seseorang yang menderita anemia tidak dapat dideteksi langsung dengan jelas. Namun, sebagian ciri-cirinya adalah terdapat luka di sudut bibir, lidah menjadi licin, mata dan kulit terlihat pucat. Seorang penderita anemia biasanya mengeluh sakit kepala, cepat lelah, serta loyo terus-menerus. Namun indikasi ini harus dibuktikan dengan pemeriksaan darah dengan lengkap. Karena yang menentukan seseorang menderita anemia adalah tingkat hemoglobin yang normal atau tidak.

 

Meski kebanyakan orang cenderung menganggap bahwa anemia hanyalah penyakit yang terjadi karena kekurangan darah, namun anemia tetap harus waspadai dan segera ditangani agar tidak berlarut-larut dan bertambah parah.

 

Berikut ini 3 jenis anemia berdasarkan penyebabnya yang perlu Anda ketahui:

 

1. Anemia Hipokrom Normositik

Anemia ini terjadi karena kurang zat besi. Nama lainnya adalah anemia gizi, hal ini ditandai dengan bentuk sel darah merah yang kecil dengan kandungan zat besi yang rendah. Zat besi sangat diperlukan dalam pembentukan sel darah merah.

Untuk mencegahnya, disarankan untuk mengasup makanan yang banyak mengandung zat besi, seperti: ikan, hati, ayam, dan sayuran yang berwarna hijau tua. Anak-anak dan ibu hamil sangat disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi.

 

2. Anemia Normokrom Normositik

Anemia ini terjadi karena perdarahan yang hebat seperti kecelakaan, persalinan, pembedahan, dan pecahnya pembuluh darah. Penyakit yang menyebabkan pendarahan seperi mimisan, wasir, kanker di saluran pencernaan, dan penyakit ginjal juga adalah pemicunya. Anemia yang akut disebabkan kerusakan sumsum tulang belakang sebagai sumber produksi darah merah.

 

3. Anemia Makrositik

Anemia ini terjadi karena sel darah merah yang membesar karena kekurangan asam folat dan vitamin B12. Penderita anemia jenis ini, dianjurkan untuk menambah asupan vitamin B12 dan asam folat. Asam folat dapat diperoleh dari nasi putih dan kacang-kacangan. Penderita anemia makrositik tidak disarankan untuk minum teh dan mengkonsumsi obat maag.

 

Penuhi kebutuhan gizi Anda agar terhindar dari jenis-jenis anemia di atas. Bagaimanapun, mencegah lebih baik daripada mengobati.

 

-EP-

Sumber: intisari, pic: body&soul


OTHER ARTICLE
btn_fb
btn_twitter

lula-konsultasi

adv-konsultasi-jerry