ABOUT WOMEN > FIT WOMEN
4 Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Zika.
04 Feb 2016

Virus Zika disinyalir menyebabkan cacat lahir yang serius pada ribuan bayi di Brasil.




Belakangan ini ramai dibicarakan tentang virus Zika yang disinyalir menyebabkan cacat lahir yang serius pada ribuan bayi di Brasil. Lalu, apa sebenarnya virus Zika itu? Bagaimana penyebarannya? Apa dampaknya? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang virus Zika.

 

Apa itu Zika?


Virus Zika pertama kali ditemukan pada tahun 1947 dan telah menjadi wabah di berbagai negara di Afrika, Asia Tenggara, dan Kepulauan Pasifik. Selama tahun lalu, penyakit ini juga telah menyebar di beberapa bagian Amerika Tengah dan Selatan.

 

Nyamuk Aedes aegypti adalah pembawa yang paling umum dari penyakit ini dan Aedes albopictus adalah nyamuk lain yang juga berpotensi. Virus ini menyebabkan gejala ringan berupa demam, ruam, nyeri sendi dan kemerahan mata. Sekitar satu dari lima orang yang terinfeksi bisa benar-benar menjadi sakit dengan gejala lanjutan.

 

Bagaimana mengatasi & mencegahnya?


Sampai saat ini belum ada vaksin untuk virus Zika, begitu juga dengan obat untuk menyembuhkannya. Mengkonsumsi banyak cairan dianggap mampu meredakan gejala yang ditimbulkan seperti demam, sakit dan nyeri. Karena itu, pencegahan adalah yang terpenting.

 

Jika Anda pergi ke negara di mana virus Zika adalah endemik, ambillah langkah-langkah serius dalam pencegahan nyamuk. Gunakan krim anti nyamuk, kenakan baju dan celana panjang, serta tidurlah menggunakan kelambu di malam hari meskipun nyamuk yang menularkan Zika kebanyakan terbang di siang hari.

 

Pada bulan Desember lalu, Centers for Disease Control and Prevention telah mengeluarkan travel warning bila pergi ke Meksiko, Karibia, dan bagian lain dari Amerika Tengah dan Selatan.

 

Apa akibat dari terinfeksi Zika?


Pejabat kesehatan Brazil mengatakan, ada hubungan antara Zika dan microcephaly, namun para ahli dari WHO dan lainnya yang berbicara kepada The Huffington Post belum mengkonfirmasi.

 

Zika disinyalir dapat menimbulkan risiko terhadap janin pada wanita hamil yang terjangkit virus ini. Virus Zika bisa mengakibatkan microcephaly, yakni suatu kondisi di mana bayi memiliki kepala kecil dan perkembangan otak yang tidak sempurna. Di Amerika Latin, Brasil merupakan negara yang mengalami lonjakan pada 2015 terhadap virus ini.

 

Apa yang harus dilakukan ibu hamil berkaitan dengan Zika?


Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention) yang dilansir oleh Time.com, perempuan hamil sebaiknya menunda setiap perjalanan ke tempat-tempat di mana virus Zika saat ini mewabah.

 

Jika seorang wanita hamil harus melakukan perjalanan ke salah satu lokasi, mereka harus berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti saran untuk menghindari gigitan nyamuk. Menggunakan obat nyamuk, memakai kemeja lengan panjang dan celana panjang, serta tinggal di tempat-tempat dengan udara pendingin. Karena dilansir dari Huffington Post, penggunaan AC dan jaring-jaring pada jendela telah berhasil mencegah penyakit ini menjadi wabah di Amerika.

 

-EP-

Dirangkum dari berbagai sumber, pic: indianexpress

 


OTHER ARTICLE
btn_fb
btn_twitter

lula-konsultasi

adv-konsultasi-jerry