ABOUT CHILDREN > MY NUTRITION
SUPLEMEN ANAK PERLU GAK SIH
18 Jan 2012

Kerap kali suplemen baru terpikirkan oleh orangtua untuk diberikan kepada sang buah hatinya untuk digunakan sebagai ‘makanan pengganti’, lantaran sebagai konsekuensi dari rendahnya nafsu makan anak kepada makanan-makanan bergizi yang mengandung kaya akan nutrisi yang dibutuhkan oleh sang anak.




Tidak ada yang salah dari hal tersebut. Namun akan lebih baik. Justru suplemen hadir bukan sebagai ‘makanan pengganti’ nutrisi. Tapi sebagai ‘pelengkap nutrisi’. Memberikan solusi singkat dengan menghadirkan suplemen sebagai ‘makanan pengganti’, memiliki potensi dampak edukasi negatif kepada pokok pemahaman konsekuensi pada anak.

Namun demikian, suplemen tetap suplemen. Analoginya, jika orang dewasa membutuhkan nutrisi dan gizi untuk berkesinambungan hidup, anak membutuhkan nutrisi dan gizi untuk proses bertumbuh-kembangnya sekaligus proses keberlangsungan kebersinambungan hidup. Anak lebih vital membutuhkan vitamin dan zat gizi lainnya untuk optimalisasi tumbuh kembangnya.

Dari aspek medis pernah disebutkan kalau kehadiran suplemen tidak terlampau penting. Terpenting dari semuanya adalah pola makanan keseharian sudah mencukupi nutrisi gizi yang dibutuhkannya.

Kehadiran suplemen dianjurkan menjadi prioritas untuk sang buah hati. Karena untuk sebagian kasus, asupan dari pola makan sehari-hari belum tentu dapat menjawab kebutuhan nutrisi gizi anak. Disinilah suplemen dapat dihadirkan secara bijaksana oleh orangtua.

Pastikan Anda mencermati kebutuhan gizi umum anak Anda, kemudiannya Anda cukup memberikan jawaban suplemen untuk dikonsumsi dengan tujuan mengimbangi kebutuhan gizi sang buah hati.

 


OTHER ARTICLE
btn_fb
btn_twitter

lula-konsultasi

adv-konsultasi-jerry