SKIN & BODY CARE > INNER BEAUTY
INNER BEAUTY DARI POLA MAKAN VEGETARIAN
26 Jan 2012

Apakah Anda mengikuti diet vegetarian? atau Anda sedang mempertimbangkannya ?




Dahulu, penelitian terhadap vegetarian difokuskan terutama pada kekurangan zat gizi yg bisa terjadi. Namun dalam beberapa tahun terakhir pendulum telah berayun ke arah lain, dari studi yang dilakukan  telah memberikan informasi lain tentang manfaat kesehatan kepada mereka yang tidak mengkonsumsi daging. Makan makanan berbasis tumbuhan diakui tidak hanya mendapatkan kecukupan gizi saja tetapi juga sebagai cara untuk mengurangi resiko penyakit kronis. Makan makanan nabati terutama dapat menurunkan resiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan jenis kanker tertentu. Vegetarian cenderung mengkonsumsi lebih sedikit lemak jenuh dan kolesterol dibandingkan dengan pemakan daging. Mereka akan mendapatkan  sejumlah serat yang lebih tinggi serta vitamin dan mineral,  yang memberikan kontribusi untuk menurunkan kadar kolesterol total dan LDL, menurunkan tekanan darah, dan menurunkan indeks massa tubuh.

 

Semua faktor-faktor tersebut berhubungan dengan umur panjang dan mengurangi resiko terjadinya penyakit kronis.

Tetapi menghindari makanan daging  tidak akan menjamin kesehatan yang lebih baik apabila kita  makan kebanyakan keju maupun lemak lainnya. Mengkonsumsi berbagai buah-buahan dan sayuran segar, biji-bijian, dan makanan nabati adalah sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

  

Kelompok Vegetarian :

  
Vegan adalah vegetarian total, makan makanan nabati saja. Mereka menghindari semua makanan berasal dari hewan, termasuk daging, unggas, ikan, susu, telur, keju, dan madu.

Lacto-ovo vegetarian tidak makan daging, unggas, atau ikan tetapi mengkonsumsi telur dan dairy product. 


Lacto-vegetarian menghindari daging, unggas, ikan dan telur tetapi makan dairy product.

 

Ovo-vegetarian, menghindari daging, unggas, ikan dan dairy product tetapi makan telur


Parsial vegetarian menghindari daging merah, tapi dapat makan ikan (Pesco-vegetarian) atau unggas (Pollo-vegetarian). 



Selain itu, beberapa orang melakukan diet Flexitarian yaitu makan dengan menganut diet vegetarian tetapi makan hidangan daging sesekali.

 

You Are What You Eat
Meskipun kata vegetarian berarti sayuran dalam makanan, dalam prakteknya secara tradisional telah ditafsirkan berarti tidak adanya daging.

Menurut The American Dietetic Association bahwa diet vegetarian dapat direncanakan dengan tepat, termasuk vegetarian total atau diet vegan, yang sehat dengan gizi yang seimbang, dan dapat memberikan manfaat kesehatan dalam pencegahan dan pengobatan penyakit tertentu.

Yang perlu diperhatikan adalah perencanaan yang tepat saat kita memutuskan untuk mengambil langkah diet vegetarian. Usahakan untuk mendapatkan semua nutrisi penting untuk anda dari makanan berbahan dasar nabati. Dan bila perlu konsumsilah food supplement sesuai dengan kebutuhannya.

 

Pola makan vegan, di mana anda hanya makan makanan nabati, tidak ada keju, telur, madu, atau lainnya yang berasal dari bahan hewani, mengharuskan anda untuk berpikir tentang nutrisi yang  mungkin belum tercukupi.
Orang yang mengikuti vegetarian  dan khususnya diet vegan mungkin mempunyai resiko kekurangan untuk mendapatkan jumlah yang cukup dari vitamin D dan K, dimana kedua nutrisi ini diperlukan untuk kesehatan tulang.

 

Cukupi Kebutuhan Nutrisi Anda  
Seperti pada orang yg melakukan diet ketat dapat menyebabkan kekurangan zat gizi, maka mereka yang melakukan diet  vegetarian juga harus memperhatikan agar mendapatkan kecukupan nutrisi seperti:

 

Kalsium.

Penting untuk membangun dan mempertahankan gigi dan tulang. Sumber terbaik adalah susu rendah lemak dan makanan olahannya, tetapi anda yang vegetarian akan mendapatkan jumlah yang cukup dari sayuran hijau gelap seperti kale dan brokoli, beberapa jus, sereal dan produk kedelai yang diperkaya dengan kalsium.

 

Iodine.

Atau Yodium akan membantu mengatur metabolisme tubuh dan fungsi otak, jantung,ginjal dan kelenjar tiroid. Sejumlah kecil garam beryodium setiap hari (1/4 sendok teh) dapat membantu para vegetarian.

 

Iron
Sebuah komponen kunci dari sel darah merah. Sumbernya bisa berasal dari kacang dan  polong-polongan, biji-bijian,  dan sayuran hijau. Iron atau zat  besi yang berasal dari tanaman tidak mudah diserap dibandingkan yang berasal dari daging, sehingga memerlukan makanan tinggi vitamin C yang akan membantu tubuh menyerap Iron.

 

Omega-3 asam lemak.
Penting untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Sumber makanan Omega-3 yang berasal dari tanaman bisa didapat dari kenari, biji rami (Flax seed) dan kedelai.

 

Protein
Menjaga kesehatan kulit, tulang, otot dan organ tubuh lainnya. Telur dan produk susu adalah sumber yang baik, tetapi kecukupan protein juga bisa didapat dari makanan nabati seperti produk kedelai, kacang-kacangan dan biji-bijian.

 

Vitamin B-12
Diperlukan untuk produksi sel darah merah dan mencegah anemia. Vitamin ini ditemukan hampir secara eksklusif pada produk hewani. Jadi pertimbangkan untuk mengkonsumsi food supplement yang berbahan dasar nabati.

 

Vitamin D
Penting bagi kesehatan tulang. Jika Anda tidak makan makanan yang diperkaya akan vitamin D atau mendapatkan sinar matahari yang cukup, pertimbangkan suplementasi vitamin D  yang berasal dari tumbuhan.

 

Zinc
Sebuah komponen kunci dari banyak enzim. Sumber yang baik bisa didapatkan dari biji-bijian, polong-polongan dan kacang-kacangan, Keju adalah sumber yang baik juga jika anda makan produk susu atau dairy product.

 

 

 


OTHER ARTICLE
btn_fb
btn_twitter

lula-konsultasi

adv-konsultasi-jerry